Agustus 25, 2019

Alih Fungsi Tanah Bengkok Desa Kalikoa-Tuk, Disoal

Alih Fungsi Tanah Bengkok Desa Kalikoa-Tuk, Disoal

Kab Cirebon | Kontroversinews.-Adanya alih fungsi lahan sawah Kas Desa Kalikoa-Tuk tengah di soal. Tanah Kas Desa yang menjadi kekayaan kedua Desa tersebut yang dulunya berbentuk tanah sawah kini dialih fungsikan menjadi jalan tembus antar kedua Desa, dengan hanya berdasarkan Musyawarah Desa.

Kuwu Kalikoa, Kecamatan Kedawung,Dede Rosandi membenarkan akan adanya alih fungsi lahan sawah milik desa tersebut,

“”Benar mas tanah sawah desa itu sebagian bengkok milik Ekbang, luasnya sekitar lebar 3 meter dan panjang 300 meter, namun sebelumnya kami sudah bermusyawarah bersama baik BPD, LKMD,perangkat desa dan beberapa lapisan masyarakat, kalau sawah tersebut akan dialih fungsikan menjadi jalan tembus Desa Tuk-Kalikoa, khususnya, warga kami yang ada di Perumahan Griya Caraka,” katanya saat ditemui di kantornya, Kamis, (18/7) sekitar pukul 09.00 WIB.

Menurutnya, tentang regulasi dan dasar peralihan tersebut Dede Rosandi berujar hanya berdasarkan musyawarah desa, dengan azas kepentingan umum, meski katanya tanpa ada payung hukum yang jelas,

“Engga ada itu payung hukumnya, baik dipedeskan atau persetujuan pemkab, hanya menurut saya karena ini kepentingan bersama dan sudah dimusyawarahkan maka saya berani seperti itu mas, dan juga ini demi kepentingan warga Kalikoa sendiri sehingga ke depan bisa maju,”tambahnya.

Sementara Sekretaris Desa Tuk Nano saat di konfirmasi tentang hal itu membenarkan langkah kuwu Kalikoa, namun menurutnya sebelumnya harus ada pelaporan ke bidang Aset Pemkab Cirebon,tentang adanya alih fungsi lahan tersebut, baru bisa dilakukan pembangunan jika sudah disetujui oleh bidang aset sendiri,

“Memang benar Mas langkah pa kuwu Kalikoa itu, sudah ada musdes dengan berbagai element yang berkompeten di Desa, namun sebelum pelaksanaan pembangunan seharusnya mengajukan permohonan ke Bidang Aset pemda, baru kalau sudah disetujui bisa dilaksanakan pembangunan dengan berita acara yang jelas, itu menurut saya,”tambahnya.

Selanjutnya masih kata Nano, terkait tanah sawah bengkok, Desa Tuk sendiri itu bengkok Kuwu Tuk, dan Nano menegaskan kalau dari dulu sudah berbentuk jalan yang di gunakan keluar masuk kendaraan membawa padi, sehingga tidak mengubah fungsi sedikitpun, hanya Desa Kalikoa saja.

“Kalau untuk Desa Tuk Itu sudah begitu dari dulu, sudah berbentuk jalan yang digunakan untuk keluar masuk kendaraan, mengangkut padi sampai ke tengah sawah, dan diteruskan tembus sampai ke Perumahan Caraka oleh Kuwu Kalikoa, jadi yang mengubah alih fungsi lahan sawah itu hanya Desa Kalikoa, atau tanah Sawah Kas Desa Kalikoa”pungkasnya.

Sampai berita ini diterbitkan, awak media belum menkonfirmasi ke Bidang Aset Pemkab cirebon terkait kejadian ini. (Hadi/Kabiro)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *