Juni 27, 2019

609 Peserta Paket C Tak Ikut UNBK, Salah Satu Penyebabnya Tak Diberi Izin Perusahaan

609 Peserta Paket C Tak Ikut UNBK, Salah Satu Penyebabnya Tak Diberi Izin Perusahaan
Photo Credit To Ketua PKBM Atarbiyah Kecamatan Arjasari H. Furqon Nurhakim S.Ag, saat memantau peserta UNBK di hari terakhir, para siswa nampak semangat mengerjakan soal ujian, Senin ( 15/4).

SOREANG | Kontroversinews – Sebanyak 609 peserta didik yang mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) pada Jumat kemarin hingga Senin hari ini untuk paket C tidak mengikuti ujian. Alasannya, banyak yang tidak hadir karena alasan sakit, pindah rumah dan tidak diberi izin oleh perusahaan tempat bekerja.

“Yang tidak hadir (ujian paket C) sekitar 609 orang dan ini memang bermacam-macam alasannya. Ada kebanjiran, ada yang sakit dan pindah rumah. Paket C ini peserta didiknya dari kalangan pekerja di perusahaan,” ujar Kabid PAUD dan PNFI Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, H. Djunjunan SPd, MSi, saat di temuai di ruang kerjanya, Senin (15/4).

Kabid PAUD dan PNFI Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, H. Djunjunan SPd, MSi,

Menurutnya, para pekerja yang merupakan peserta ujian paket C ada yang terkendala terkait izin dari perusahaan. Dimana, perusahaan banyak yang berkeberatan pegawainya ujian di waktu yang produktif bagi perusahaan.

“Kita sudah bekerjasama dengan disnaker dan dengan pemerintah daerah sehingga Bupati Bandung mengirimkan surat edaran ke perusahaan agar memberikan rekomendasi kepada peserta didik medapat izin ikut UNBK,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya tidak menyalahkan sepenuhnya kepada perusahaan yang tidak memberikan izin. Sebab mereka sendiri mempunyai kebijakan masing-masing. Namun, diperlukan terobosan agar para pekerja di waktu kerja bisa ikut ujian nasional.

“Mereka yang belum ikut ujian bisa ikut susulan nanti dua minggu ke depan,” katanya. Dirinya mengungkapkan, pihaknya mendorong agar pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) bisa terus mandiri.

Menurutnya, saat ini PKBM merupakan pendidikan nonformal yang setara dengan SMA dan SMK. Dimana lulusannya dengan ijazah yang dimiliki bisa melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi dan bisa melamar pekerjaan.

“Lembaga PKBM tersebut didorong menjadi formal dan harus terakreditasi. Sehingga bisa mandiri dengan fasilitas yang ada,” katanya.

Sementara itu, Ketua Forum PKBM Kabupaten Bandung, H Furqon Nurhakim S.Ag, mengatakan jumlah peserta UNBK paket C di Kabupaten Bandung sebanyak 3475 orang peserta dari 78 Lembaga PKBM. Ia berharap penyelenggaran UNBK tahun ini dapat berjalan aman, tertib, dan lancar hingga usai. ( Lily Setiadarma)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *