April 25, 2019

Bupati Bandung Resmikan Gedung Capetang

Bupati Bandung Resmikan Gedung Capetang

Kab Bandung | Kontroversinews.-Gedung Capetang gedung edukasi tempat bermain anak dilingkungan komplek Pemkab Bandung hari diresmikan langsung Bupati Bandung ,H. Dadang M Naser MSI .MIPol  (12/4/2019) , dihadiri jajaran Pejabat dan staf Disperkimtan Kab Bandung serta beberapa SKPD tamu undangan lainnya .

Ketua PKK dan Ibu literasi Kab Bandung ,Nia Agustina mengatakan ,” keberadaan gedung Capetang ini ,untuk mengingatkan kita pada potensi anak sepertiganya dari jumlah penduduk Kab Bandung ,artinya sarana prasarana harus memadai harus didukung salah satunya dengan gedung Calon Pemimpin di Masa Datang ( Capetang ) .

Dimasa datang diantara mereka para anak ada calon – calon Bupati ,Gubernur dan menteri dari 10 hak anak diantaranya hak bermain dan diharapkan dengan gedung Capetang menjadi inspirasi kecamatan – kecamatan lain untuk yang memiliki tanah bisa dibuatkan contohnya bisa dilihat yang ada di komplek Pemkab Bandung ,”pungkasnya .

Pada waktu yang sama Kepala Disperkimtan Kab Bandung ,Ir Erwin Rinaldi MSc ,menuturkan ,”ini cita -cita lama ide awal mula sebenarnya gedung Capetang untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) penitipan anak bagi orang tua atau ibu -ibu yang tidak bisa meninggalkan anaknya yang Bayi Lima tahun ( Balita) disaat acara Kab Bandung.

Alhamdulilah gedung Capetang baru bisa terwujud sekarang dan tidak hanya untuk Paud atau anak Balita tapi bisa juga untuk remaja bisa jadi areal berkumpul ,tadi seperti KB Perlindungan anak bisa gabung dan seperti Perpustakaan tidak hanya diluar bisa didalam ( strory telling ) atau bisa multi fungsi .

Salah satunya untuk edukasi dan Lanskap Pemda sudah ada seperti rekreasi ,taman dan olahraga yang sudah di Upakarti ,dan fungsinya untuk edukasi tergantung topiknya ,kedepannya kita pikirkan pengelolaannya dan bila dikelola oleh komunitas apa yang dikatakan Ibu Nia itu lebih baik .

Pengelolaanya bila dilibatkan dengan komunitas itu bisa secara rutin dan akan lebih baik karena akan terlihat intensitasnya , kita akan membantu tehniknya ,untuk yang diwilayah bisa melihat atau contoh yang ada di Pemkab Bandung itu diserahkan kepada wilayah taman pustaka atau taman lainnya ,”tuturnya (Mindra)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *