Maret 25, 2019

Hadapi Dunia kerja, 400 Pemuda Riau Dilatih Magang

Hadapi Dunia kerja, 400 Pemuda Riau Dilatih Magang

Pekanbaru | Kontroversinews.- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau bekerjasama dengan unit pelatihan sejumlah perusahaan memberikan pelatihan pemagangan bidang kejuruan bagi 400 pemuda dan pemudi di daerah itu selama lima bulan.

“Pelatihan dan pemagangan selam lima bulan tersebut di antaranya sebulan teori dan empat bulan magang di perusahaan,” kata Kepala Dinas Nakertrasn Riau, Rasidin di Pekanbaru, Senin.

Menurut Rasidin, kegiatan ini dilakukan dalam upaya menekan angka pengangguran di Riau sekaligus menjawab kebutuhan sejumlah perusahaan untuk mempekerjakan lulusan SLTA dan perguruan tinggi yang masih menganggur.

Ia menyebutkan, untuk rekrutmen calon peserta, Dinas Nakertrans Riau sudah membuka pengumuman sejak beberapa hari lalu hingga 15 Maret 2018, namun yang bisa mendaftar belum 100 persen.

“Jika kuota peserta belum terpenuhi maka kita masih membuka pendaftaran tahap berikutnya, sehingga diharapkan pemuda dan pemudi di daerah ini segera mendaftarkan diri mereka agar mendapatkan pelatihan secara gratis tersebut,” katanya.

Menurut Kabid Pelatihan dan Penempatan Tenagakerja, Disnakertrans Riau, Happy, mengatakan program pemagangan selama lima bulan dilanjutkan dengan magang mandiri atau ditambah 7 bulan lagi sehingga selama setahun pelatihan dan pemagang dianggap mereka sudah punya kompetensi di bidangnya.

Sejumlah bidang pelatihan dibuka untuk bidang kejuruan yakni pengelasan, perakitan, pembubutan, driver trailer, otomotif roda 4 dan dua, desain grafis, mekanik, body repair dan tekhnik pendinginan.

Kualifikasi peserta pemagangan, katanya, adalah laki-laki dan perempuan, pendidikan SMK/SLTA tidak bertato dan tidak memakai assessoris, memiliki KTP Riau, dapat bekerjasama dalam tim. Khusus jurusan operator Prime Mover, belum menikah, nilai rata-rata minimal 7, usia maksimal 25 tahun, tinggi badan minimal 165 Cm dengan berat badan minimal 50 kg dan maksimal 60 kg, serta memiliki Sim B1.

“Kirimkan permohonan ke Kantor Dinas Tenaga Kerja dan transmigrasi Provinsi Riau JL pepaya No.57-59 Pekanbaru, dengan melampirkan CV (daftar riwayat hidup) pas foto berwarna 3×4 dua lembar, fotokopi ijazah, STTB dan trasnkrip nilai, fotokopi KTP, fotokopi SIM b1, untuk jrurusan prime mover, surat keternagan kesehatan diserahkan setelah dinyatakan diterima, dan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) diserhakan setelah dinayatakn diterima,” katanya.

Kontak person panitia pebnerima yang bisa dihubungi adalah Budi Sandra (0812 6140 0920), Fadhila Elfandi (0852 7216 8082), dan Edo Rizkya (0852 6523 6070). Sementara unit pelatihan yang bekerjsama dengan Disnakertrans Riau adalah, PT Indah Kiat Pulp and Paper, PT Riau Andalan Pulp and Paper, Riau Cipta Mekanik, Yamaha Alfa Scorpii , ICC pekanbaru, CV cahaya Terang.

Bagi perusahaan yang tidak memiliki unit pelatihan sendiri, maka bisa bekerjsama dengan unit pelatihan pekerja swasta lainnya yang berizin, dan unit perusahaan pelatihan akan memulai kegiatan dengan 2 paket untuk kelas 20 orang.

“Untuk meningkatkan jumlah peserta pelatihan Disnakertrans mendatangi sekolah-sekolah yang memiliki alumni yang belum bekerja bisa ikut pelatihan,” katanya. **

 Sumber:ANTARA 2019

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *