Maret 26, 2019

Cirebon dirikan Pojok Bacaan dilengkapi buku tentang mangrove

Cirebon dirikan Pojok Bacaan dilengkapi buku tentang mangrove

Cirebon | Kontroversinews.- Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, berencana menyediakan Pojok Bacaan yang dilengkapi dengan penyediaan buku-buku yang terkait dengan mangrove dalam upaya menanamkan cinta terhadap lingkungan.

Wakil Wali Kota Cirebon Eti Herawati di Cirebon, Senin, mengatakan akan terus melakukan sosialisasi pentingnya mangrove untuk kehidupan, salah satu cara yang dilakukan dengan mendirikan pojok bacaan di setiap RW di daerah pesisir.

“Dengan disiapkan sejumlah buku tentang mangrove dan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam,” kata Eti.

Eti mengakui belum sampai ke kurikulum mangrove seperti halnya di Indramayu, namun pihaknya tidak akan tinggal diam dan tetap akan melakukan sosialisasi pentingnya mangrove untuk kehidupan.

Dengan berdirinya pojok baca tersebut, diharapkan generasi muda mengerti pentingnya tanaman mangrove untuk menjaga ekosistem lingkungan.

“Dengan demikian mereka akan tergugah untuk menjaga dan memelihara mangrove yang sudah ditanam,” ujarnya.

Karena, katat Eti, yang terpenting dari gerakan itubukan sekedar menanam bersama-sama, namun pepemeliharaannya, sebab mangrove yang ditanam saat ini justru akan berguna dan bermanfaat untuk generasi yang akan datang.

Baca juga: Pertama di Indonesia, kurikulum berbasis mangrove diterapkan

Baca juga: Pengembangan wisata mangrove Jabar diintensifkan di 3 daerah ini

Jika mangrove sudah tumbuh subur, kata dia, maka pemenuhan terhadap oksigen bisa tersedia. Selain itu ekosistem juga terjaga dan pagar hidup yang bisa meminimalkan dampak jika terjadi bencana, termasuk tsunami.

“Bahkan hutan mangrove juga bisa dijadikan sebagai obyek wisata baru di Kota Cirebon,” katanya.

Eti menambahkan saat ini baru ada sekitar 9 hektar hutan mangrove yang ada di pesisir Kota Cirebon dan ditargetkan, sepanjang pesisir Kota Udang itu nantinya semua ditanami mangrove.

Pemerintah Kota Cirebon bersama dengan elemen masyarakat pada Senin (11/3) melakukan penanaman sebanyak 5 ribu bibit mangrove.

| ANTARA 2019

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *