Agustus 25, 2019

Satpol PP Ciwidey Razia Miras

Satpol PP Ciwidey Razia Miras

Ciwidey, Kontroversinews.- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Unit Kecamatan Ciwidey kembali menggelar razia minuman keras (miras) di Jl. Simpang Panundaan Ciwidey, Rabu (30/01/2019). Komandan Peleton (Danton) Praja Unit Ciwidey Iwan Nursaid menjelaskan, sebanyak 4.000 liter miras oplosan jenis tuak berhasil diamankan.

“Pada dini hari ini, Satpol PP Unit Ciwidey berhasil menggagalkan distribusi miras oplosan dari dua mobil yang masing-masing membawa 50 jerigen tuak. Untuk totalnya sendiri sekitar 100 jerigen atau sekitar 4.000 liter miras oplosan jenis tuak,” Paparnya.

Dikatakan Iwan , miras tersebut disinyalir akan didistribusikan diberbagai wilayah di Kabupaten Bandung.

“Operasi penyergapan dilakukan di Jalan Simpang Panundaan Ciwidey. Barang haram ini disinyalir dibawa dari daerah perbatasan Cianjur dan akan didistribusikan ke berbagai wilayah di Kabupaten Bandung,”

Masih kata Iwan , selain merazia miras, pihaknya juga berhasil mengamankan 3 orang pengedar yang langsung diserahkan ke Satpol PP Kabupaten Bandung.

“Atas kerjasama dengan Linmas (Perlindungan Masyarakat) Inti, dan didampingi Tim Siaga I c Satpol PP Kabupaten Bandung, alhamdulillah kami berhasil mengamankan dan mendata tiga orang pengedar, yang nantinya akan kita serahkan ke Mako (Markas Komando) Satpol PP Kabupaten Bandung untuk di proses tipiring (Tindak Pidana Ringan),” Pungkasnya .

Sementara Camat Ciwidey H. Karyadi Raharjo Anugroho, AP., M.Si mengatakan, razia tersebut merupakan kegiatan rutin Kecamatan Ciwidey dalam memerangi peredaran miras.

“Sesuai dengan arahan bupati, kami selalu melakukan early warning system (Sistem Peringatan Dini) terhadap bentuk penyakit masyarakat, agar aparat kewilayahan selalu siap siaga menjaga dan menciptakan situasi yang kondusif di wilayah masing-masing,” terangnya.

Guna memberikan efek jera kepada pengedar miras, pihaknya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) mencanangkan deklarasi zero miras dari Agustus lalu.

“Melalui deklarasi zero miras, kami berkomitmen untuk memberantas miras khususnya di Kecamatan Ciwidey secara intens. Deklarasi ini juga merupakan salah satu implementasi dari Perda (Ciwidey – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Unit Kecamatan Ciwidey kembali menggelar razia minuman keras (miras) di Jl. Simpang Panundaan Ciwidey, Rabu (30/01/2019). Komandan Peleton (Danton) Praja Unit Ciwidey Iwan Nursaid menjelaskan, sebanyak 4.000 liter miras oplosan jenis tuak berhasil diamankan.

“Pada dini hari ini, Satpol PP Unit Ciwidey berhasil menggagalkan distribusi miras oplosan dari dua mobil yang masing-masing membawa 50 jerigen tuak. Untuk totalnya sendiri sekitar 100 jerigen atau sekitar 4.000 liter miras oplosan jenis tuak,” Paparnya.

Dikatakan Iwan , miras tersebut disinyalir akan didistribusikan diberbagai wilayah di Kabupaten Bandung.

“Operasi penyergapan dilakukan di Jalan Simpang Panundaan Ciwidey. Barang haram ini disinyalir dibawa dari daerah perbatasan Cianjur dan akan didistribusikan ke berbagai wilayah di Kabupaten Bandung,”

Masih kata Iwan , selain merazia miras, pihaknya juga berhasil mengamankan 3 orang pengedar yang langsung diserahkan ke Satpol PP Kabupaten Bandung.

“Atas kerjasama dengan Linmas (Perlindungan Masyarakat) Inti, dan didampingi Tim Siaga I c Satpol PP Kabupaten Bandung, alhamdulillah kami berhasil mengamankan dan mendata tiga orang pengedar, yang nantinya akan kita serahkan ke Mako (Markas Komando) Satpol PP Kabupaten Bandung untuk di proses tipiring (Tindak Pidana Ringan),” Pungkasnya .

Sementara Camat Ciwidey H. Karyadi Raharjo Anugroho, AP., M.Si mengatakan, razia tersebut merupakan kegiatan rutin Kecamatan Ciwidey dalam memerangi peredaran miras.

“Sesuai dengan arahan bupati, kami selalu melakukan early warning system (Sistem Peringatan Dini) terhadap bentuk penyakit masyarakat, agar aparat kewilayahan selalu siap siaga menjaga dan menciptakan situasi yang kondusif di wilayah masing-masing,” terangnya.

Guna memberikan efek jera kepada pengedar miras, pihaknya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) mencanangkan deklarasi zero miras dari Agustus lalu.

“Melalui deklarasi zero miras, kami berkomitmen untuk memberantas miras khususnya di Kecamatan Ciwidey secara intens. Deklarasi ini juga merupakan salah satu implementasi dari Perda (Peraturan Daerah) Nomor 9/2010 tentang Larangan Peredaran Minuman Beralkohol,” Kayanya ( Lily Setiadarma) .

Camat Ciwidey H. Karyadi Raharjo Anugroho, AP., M.Si , bersama jajaran Satpol PP Unit Ciwidey saat memperihatkan barang bukti miras oplosan di halaman Kantor Camat Ciwidey.

sebanyak 100 jerigen atau sekitar 4.000 liter miras oplosan jenis tuak. Daerah) Nomor 9/2010 tentang Larangan Peredaran Minuman Beralkohol,” katayaa. ( Lily Setiadarma) .


 

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *