April 26, 2019

Kadis PUPR Samosir Kurang Keterbukaan Pada Publik

Kadis PUPR  Samosir Kurang Keterbukaan Pada Publik

Samosir | Kontroversinews.-Sifat kurang terpuji  Seperti yang dilakoni Kadis PUPR Kabupaten Samosir,Pantas Samosir kepada Awak media Metro 24 Jam wilayah Samosir Yang berinisial SM mengkonfirmasi dalam pelaksanaan tugas jurnalisnya menanyakan sebuah objek pekerjaan yang dikerjakan tahun 2018 lalu namun fakta dilapangan sudah mulai rusak .

Namun sangat disayangkan konfirmasi non tertulis tidak menemui hasil dilakukan dengan baik, malah sebaliknya kata-kata yang kita nilai kurang beretika seperti ucapan nya ini  kurang santun dan termasuk yang Arogan :  ” kita masih kawan atau tidak ! biar kita hitung hitungan ,kalau kau Jual saya beli ” dengan nada meninggi sambil meninggalkan lokasi kejadian tepatnya didepan Kantor PUPR setempat dan naik ke mobil dinasnya,  yang disaksikan beberapa stafnya dan beberapa wartawan di lokasi kantor PU PR.

Adapun kejadian ini sekira pukul 14.20. WIB dengan nada meninggi lalu seseorang stafnya menyuruh kadis tidak melayani konfirmasi tersebut.

Pantauan wartawan perdebatan itu kurang lebih lima menit berlangsung alot dengan seru,dengan meninggalkan luka pada pikiran yang disinyalir berusaha  untuk menutup nutupi keterbukaan informasi publik dengan proyek yang amburadul alias asal jadi seperti proyek Sekmen Dua dijalan Lumban Sihombing yang digelar 2017 lalu ,yang masih penyelidikan aparat penegak hukum hingga saat ini.

Masih ditempat kejadian Soritua Manurung mengatakan “Saya kurang menerima perlakuan Pak Kadis PUPR Samosir yang arogan,hal ini akan saya lanjuti walaupun mereka menutup rapat informasi, padahal kita Cek and Ricek dilapangan dan upaya konfirmasi kita lakukan untuk menjaga perimbangan pemberitaan ucap Soritua Manurung yang merangkap Stringger TV One tersebut pada sesama awak Pers.

Wakil ketua KWRI Kabupaten Samosir Hatoguan Sitanggang kebetulan mendengar kata-kata Kepala Dinas PUPR Kabupaten Samosir Pantas Samosir, sangat menyesalkan sikap Salah satu Unsur pimpinan SKPD didaerah itu.

Masih Hatoguan , “semestinya Saudara Pantas Samosir harus berbicara diplomat sebagai seorang pimpinan di intansi pemerintah tersebut, kalau sudah seperti ini tidak lagi saling menjaga etika kemitraan antara pemerintah dengan Pers , ujarnya .

Hal yang sama, ketika hal ini dipertanyakan Awak Pers pada Wakil Bupati Samosir Ir. Juang Sinaga via telepon selulernya terkait salah satu anggotanya yang  Arogan ini mengatakan : karena ini tidak saya lihat dan dengar nanti akan saya tanyakan dulu beliau dan akan saya ingatkan ujarnya kepada awak  PERS.(ps)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *