Maret 15, 2019

Dinkes Kab Bandung Dirikan Posko Kesehatan di Lokasi Banjir

Dinkes Kab Bandung Dirikan Posko Kesehatan di Lokasi Banjir
Photo Credit To Genangan air disekitar Jalan Raya Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Senin (14/1/19/Masehi).

BALEENDAH | Kontroversinews.- Hujan deras di wilayah Kabupaten Bandung sejak Ahad malam (13/1) menyebabkan tiga Kecamatan terendam banjir yaitu Kecamatan Baleendah, Kecamatan Dayeuhkolot dan Kecamatan Bojongsoang. Banjir pun membuat akses jalan dari Dayeuhkolot menuju Baleendah dan Banjaran maupun sebaliknya tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda dua dan empat.

Berdasarkan pantauan, akses jalan Dayeuhkolot menuju Baleendah terendam banjir di depan pabrik garmen Metro. Kemudian banjir kembali merendam di seputaran pasar Dayeuhkolot. Arus lalu lintas dari Bandung-Dayeuhkolot menuju Baleendah dialihkan ke jalan Bojongsoang dan Rancamanyar.

Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas di jalan Bojongsoang menuju Baleendah padat merayap. Termasuk di jalur ke arah Rancamanyar menuju Pameungpeuk-Banjaran. Akses jalan yang terendam banjir hanya bisa dilewati oleh delman ataupun perahu.

Sebagian warga menggunakan jasa delman maupun perahu agar bisa melintasi jalur Dayeuhkolot-Baleendah. Sebagian pengendara motor yang memaksakan menerobos banjir terpaksa mengalami mogok.

Sebagian pekerja yang hendak masuk kerja terpaksa meliburkan diri karena toko yang terendam banjir. Akses jalan dipertigaan Siliwangi yang hendak menuju Baleendah dan Banjaran pun tidak luput terendam banjir.

Para petugas medis tengah siaga di posko statis kesehatan banjir di kantor kecamatan Dayeuhkolot, Senin (14/1/2019).

Mpung (29) warga Kampung Kaum, Dayeuhkolot mengaku akses jalan Dayeuhkolot terendam banjir sekitar pukul 24.00 Wib, Ahad (13/1) kemarin. Banjir pun menurutnya turut merendam rumahnya. Sehingga ia memilih untuk mencari tempat yang lebih aman.

“Malam jam 12 banjir, di rumah kebanjiran. Jadi keluar aja (cari tempat aman),” ujarnya saat ditemui di Pasar Dayeuhkolot, Senin (14/1).

Hal senada dikatakan, Siti Mariam (22) warga Jelekong yang hendak masuk kerja di tempat kerjanya toko di Pasar Dayeuhkolot. Namun, ia mengaku ketika sudah sampai toko terlihat terendam banjir. Sehingga, bosnya meliburkan seluruh karyawan sebab toko terendam oleh banjir.

“Saya dari Jelekong ke toko pake delman. Pas liat toko udah terendam banjir,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Grace Mediana mengungkapkan para petugas kesehatan tengah memantau dilapangan untuk menyiapkan obat-obatan yang diperlukan. “Teman teman sudah langsung ke lapangan dan melihat potensi yang memerlukan pelayanan pengobatan di titik mana saja,” katanya.

Menurutnya, saat ini, puskesmas masing-masing di daerah yang terendam banjir di Kecamatan Baleendah dan Bojongsoang serta Daeyeuhkolot diharapkan bisa memberikan bantuan kepada korban banjir. Jika banjir tidak meluas maka diharapkan puskesmas terdekat yang bisa memberikan pelayanan obat. ( Lily Setiadarma)

 

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *