Juni 27, 2019

Pelaku “Illegal Logging” Kabur Meski Sempat Diamankan

Pelaku “Illegal Logging” Kabur Meski Sempat Diamankan

Samosir | Kontroversinews.-Aksi illegal logging atau penebangan liar terjadi di kawasan hutan di Desa Hariara Pintu, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Kamis 10/01/19.

Sayangnya, sejumlah pelaku yang sudah sempat diamankan tim dari unsur pimpinan Kecamatan Hariara, berhasil kabur.

Camat Harian, Roberthon Manik mengatakan, penebangan liar ini diketahui dari laporan warga tentang aktivitas itu di areal penggunaan lain (APL) hutan Desa Hariara Pintu, Kecamatan Harian.

Berdasarkan laporan itu, pejabat unsur pimpian kecamatan termasuk kepolisian dan TNI turun ke lokasi pada Kamis siang.

Baca juga: Illegal Logging di Sungai Musi, Polda Sumsel Temukan 1.848 Kubik Kayu Tak Bertuan

Di luar kawasan hutan, tim menemukan ada empat unit truk tak bermuatan yang diperkirakan milik para pelaku penebangan liar.

Setelah tim masuk ke lokasi APL, ditemukan ada dua orang pelaku sedang melakukan aktivitas penebangan pohon menggunakan mesin pemotong kayu. Tim sempat mengamankan kedua pelaku.

Tim mendengar ada suara mesin pemotong kayu tak jauh dari sana, lalu membawa kedua pelaku untuk menunjukkan lokasi yang diperkirakan teman dari kedua pelaku.

Saat dibawa untuk menunjukkan lokasi temannya menebang, kedua pelaku berhasil kabur dari kawalan tim. Tak hanya kedua pelaku, empat temannya yang juga pelaku penebangan lainnya juga berhasil kabur.

“Mereka kabur dan tak sempat kita interogasi lebih jauh. Sempat memang kita amankan satu unit mesin sinso. Satu pelaku tadi sempat saya tahu marga Sinaga, warga Samosir,” kata Roberthon, kepada kontroversinews.

Meski begitu, lanjut Roberthon, pihaknya bersama aparat polisi dan TNI segera membentuk tim untuk mengusut aksi penebangan liar tersebut.

Kepala Polres Samosir AKBP Agus Darojat membenarkan adanya laporan terkait aksi dugaan penebangan liar di Desa Hariara Pintu.
Kapolres menyebut, belum bisa memberikan keterangan lebih rinci karena personelnya masih melakukan penyelidikan di lokasi.

“Baru cek lokasi dan melakukan penyelidikan. Nanti kalau ada info lengkap saya kabari,” kata Kapolres.

Bupati Samosir Rapidin Simbolon juga mengakui ada aktivitas penebangan liar di kawasan yang merupakan daerah penyangga Danau Toba itu.

“Mohon dibantu kami untuk menangkap illegal logging di sekitaran Tele yang merupakan daerah penyangga Danau Toba,” kata Rapidin.(ps)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *