Maret 22, 2019

Mangindar Simbolon Kritik Distan Samosir Yang Akan Salurkan Handtraktor di Tahun Politik.

Mangindar Simbolon Kritik Distan Samosir Yang Akan Salurkan Handtraktor di Tahun Politik.

Samosir | Kontroversinews.-Mantan Bupati Samosir 2 periode, Mangindar Simbolon menyampaikan kritiknya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir  khususnya kepada Kepala Dinas Pertanian Samosir yang sampai saat ini belum menyalurkan 38 traktor dan 13 Cultivator yang merupakan pengadaan berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN 2018 lalu.

Menurutnya, penyaluran itu seharusnya sudah dilakukan pada tahun 2018 lalu sebelum memasuki tahun 2019 yang merupakan tahun politik sehingga dapat menimbulkan dugaan negatif  kepada Pemkab Samosir.

“Bila penyaluran ini memang belum dilakukan sampai saat ini, patut diduga ada unsur politik  didalamnya, apalagi Bupati kita ketika Pilkada yang lalu hanya didukung satu parpol tertentu saja,” ujarnya kepada kontroversinews pada Senin, 10/01/19 di Palito Kafe, Pangururan.

Mangindar Simbolon yang saat ini kembali maju diagenda poltik sebagai calon legislatif Sumatera Utara, meminta Bupati Samosir untuk segera menuntaskan persoalan ini sehingga tidak ada tendensi negatif bahwa alat-alat pertanian ini akan diberikan kepada para kelompok tani pendukung partai tertentu saja.

“Bupati Samosir harus segera menuntaskan pembagian alat-alat pertanian ini, supaya tidak menimbulkan tendensi negatif bahwa alat-alat pertanian ini akan diberikan kepada para kelompok tani pendukung parpol tertentu saja. Apalagi nama-nama kelompok tani calon penerimanya pun belum dirilis ke publik, sehingga menimbulkan kecurigaan. Anehnya, kenapa Handtraktor dari pengadaan tahun yang sama sebagian sudah dapat dibagi tahun 2018 lalu oleh Polres Samosir,” tanya Mangindar Simbolon.

Sebelumnya, keheranan ini juga disampaikan Ketua LSM Lingkari Kabupaten Samosir, Jamontang Simarmata melalui rilisnya kepada kontroversinews pada Kamis, 10/01/19.

“Kami sebagai LSM dan warga Samosir merasa heran, kenapa Hand Traktor dan Cultivator yang merupakan pengadaan 2018 dari APBN belum juga dibagi padahal sekarang sudah tahun 2019? Apalagi tahun ini adalah tahun politik dimana 17 April 2019 adalah Pemilu. Apakah hand traktor dan Cultivator ini akan diarahkan kepada para petani yang  mendukung partai penguasa di kabupaten ini ?” tanya Jamontang Simarmata heran.

Ketika hal ini dikofirmasi kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Samosir melalui Sekretaris Dinas, Jhunellis Sinaga, MST pi, dengan tegas membantah tudingan tersebut.(ps)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *