Januari 23, 2019

Disdik Kab Bandung Data Peserta UNBK 2019

Disdik Kab Bandung Data Peserta UNBK 2019

Kab Bandung | Kontroversinews.- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung terus melakukan pendataan terhadap sekolah serta siswa yang siap melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019 mendatang. Termasuk pendataan fasilitas komputer yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan ujian tersebut.

Kabid SMP Disdik Kabupaten Bandung H. Adang Sujana melalui Kasi Kurikulum SMP Disdik Kabupaten Bandung Dra. Hj Eulis Yuliawati MMpd mengatakan pihaknya sudah mengundang perwakilan gugus untuk membahas pendataan terkait UNBK 2019.

“Kita baru mendata dan mengumpulkan operator dan kepala gugusnya. Target pusat 2019 mendatang 80 persen penyelenggaraan ,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (4/12).

Kasi Kurikulum SMP Disdik Kabupaten Bandung Dra. Hj Eulis Yuliawati MMpd.

Dirinya menambahkan, bagi sekolah yang belum bisa melaksanakan UNBK mandiri maka akan ikut ke sekolah lain. Oleh karena itu, sejak awal pendataan sekolah yang siap mandiri dan tidak terus dilakukan.

Terkait adanya pungutan kepada orangtua siswa menyangkut UNBK. Dirinya menegaskan jika hal tersebut tidak dibenarkan karena UNBK diselenggarakan secara gratis. Namaun Hj. Eulis tidak menampik untuk kegiatan tersebut butuh Oprasional , pasti ada kekurangan dan itu bisa dibicarakan pihak komite dan para orangtua siswa sebagai bentuk partisifasi, ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Pasirjambu Dr. H. Achmad Fadilah membantah jika pihaknya melakukan pungutan kepada orangtua siswa terkait rencana pelaksanaan UNBK April 2019 mendatang. Pihaknya menegaskan mengundang orangtua hanya untuk membahas permasalahan terkait UNBK.

“SMP 1 Pasirjambu tahun lalu UNBK ikut ke SMA Ciwidey. Tapi tahun ini, SMA Ciwidey digunakan SMPN 1 Ciwidey. Jadi kita lagi berpikir UNBK bisa mandiri,” ujarnya.

Ia menuturkan, saat ini total peserta UNBK di SMP 1 Pasirjambu ditambah dengan SMP terbuka mencapai 385 orang siswa. Sehingga, pihaknya mengundang kelas 7, 8 dan 9 untuk membahas hal tersebut.

“Dalam undangan tersebut kita tidak ada penekanan orang tua siswa harus memberikan sesuatu,” katanya. Menurutnya, orangtua siswa bisa saja meminjamkan laptop atau sumbangan apapun yang tidak memaksa.

“Kita ada form yang bisa diisi sesuai dengan kesanggupan orang tua siswa. Kita tidak memaksa, mau tidak diisi juga tidak apa-apa dan ada yang juga yang tidak mengisi. Orangtua siswa juga tidak ada komplain,” katanya.

Menurutnya, berdasarkan tim UNBK yang dibuat SMP 1 Pasirjambu kebutuhan komputer di sekolah untuk UNBK mencapai 158 unit dengan empat server. Dirinya menegaskan tidak ada pungutan sama sekali kepada orang tua siswa.

Ia menuturkan, pihak orangtua sempat mengusulkan bekerjasama dengan perusahaan di daerah Pasirjambu. Namun saat ini tidak ada perusahaan di wilayah tersebut. Pihaknya menargetkan UNBK 2019 bisa lulus 100 persen.
(Lily Setiadarma)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *