April 26, 2019

Pemkab Bandung Luncurkan Program Cerdik Untuk Cegah Stunting

Pemkab Bandung Luncurkan Program Cerdik Untuk Cegah Stunting
Photo Credit To Peringatan Hari Kesehatan Nasional tingkat Kabupaten Bandung . Bupati Bandung H. Dadang M. Naser sedang memeriksa kesehatan stan kesehatan di Balerame Komplek Gedung Budaya Sabilulungan, Soreang, Selasa(27/11/2018)

Kab Bandung | Kontroversinews.- Memperingat Hari Kesehatan Nasional, Pemerintah Kabupaten Bandung meluncurkan program Cerdik Patuh Sabilulungan, Selasa (27/11/2018). Program tersebut diluncurkan untuk mencegah anak terganggu pertumbuhannya atau lebih dikenal dengan istilah stunting.

Bupati Bandung Dadang M Naser mengatakan, program CERDIK merupakan salah satu upaya untuk mencegah stunting. “Cerdik itu akronim dari Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet secara seimbang, Istirahat cukup dan Kelola stres dengan baik,” tutur Dadang.

Dengan patuh menerapkan lima pola hidup sehat tersebut, maka stunting akan mampu dihilangkan dari masyarakat. “CERDIK ini harus mulai disosialisasikan sejak dari sekarang kepada masyarakat,” ucapnya.

Bupati yang akrab disapa DN tersebut menyebut, dengan perkembangan sekarang, seharusnya tidak ada lagi masyarakat yang terhambat pertumbuhannya. Stunting kata dia, kebanyakan disebabkan oleh kurang asupan gizi, kurang asupan nutrisi sejak anak masih dalam kandungan. “Masa zaman now masih ada orang yang kurang gizi dna kurang asupan nutrisi?,” katanya.

DN melanjutkan, Indonesia yang masuk dalam benua asia, memang mempunyai postur tubuh yang cenderung lebih pendek dibandingkan dengan eropa.

Namun, beberapa negara di Asia sudah mempunyai postur tubuh yang lebih tinggi dibanding dengan orang Indonesia karena memperhatikan pola hidup sehat dan asupan yang baik.

“Orang Jepang dan Korea tinggi-tinggi, karena asupan yang baik, pola makan yang bagus, dan menerapkan pola hidup sehat,” ujarnya.

DN mengimbau kepada seluruh aparat kewilayahan untuk mulai mensosialisasikan CERDIK kepada masyarakat, supaya kedepan pertumbuhan anak bisa lebih baik lagi.

“Ini harus terus disosialisasikan, bukan berhenti di sini, camat dan kades harus kampanyekan Cerdik kepada masyarakat,” tutupnya. (Lily Setiadarma)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *