April 25, 2019

SMK Negeri 5 Pangalengan Memiliki Berbagai Potensi

SMK Negeri 5 Pangalengan Memiliki Berbagai Potensi

Kab Bandung | Kontroversinews.- SMK Negri 5 Pangalengan berada di Jl Chincona Desa Pangalengan Kec Pangalengan Kabupaten Bandung memiliki berbagai macam potensi yang patut di banggakan, selain menjadi salah satu sekolah yang memiliki jurusan peternakan.

Kepala SMKN 5 Pangalengan H. Asep Rukmana SPd, MM.Pd mengatakan, sekolah ini salah satu sekolah yang dipaporit warga Pangalengan. Selain menjadi satu satunya sekolah di wilayah selatan Kabupaten Bandung juga memiliki jurusan sesuai dengan mayoritas warga pangalengan.

“SMKN 5 Ini, Ada empat kompetensi keahlian, diantaranya Agrebisis ternak Ruminansia (ATR) , Agrei Bisnis Unggas, (ABU) , Pemasaran dan Keperawatan hewan,” jelas Asep saat ditemui di ruang kerja di pangalengan, Rabu, (21/11/2018 ).

Kepala SMKN 5 Pangalengan H. Asep Rukmana SPd, MM.Pd

Menurutnya, secara Nasional sekolah yang ada kompetensi keahlian kesehatan hewan itu baru ada 20 sekolah, Salah satunya SMKN 5 Pangalengan. Oleh karena itu, sekolah ini sangatlah berpotensi karena sesuai dengan mayoritas masyarakat pangalengan sebagai peternak dan pertanian.

“Jurusan keahlian yang menjadi kebanggaan adalah kesehatan hewan. sampai saat ini, kami memiliki peserta didik 1425 siswa dengan jumlah rombel 40 dan 31 ruang kelas . Alhamdulillah sering menjadi juara Nasional LKS unggas,” akunya

Lebih lanjut, H. Asep mengatakan pertama ditugaskan untuk menjadi kepala sekolah dan melihat potensi siswa dan sekolah. Dirinya merasa tertantang untuk mengembangkan karena sangat memiliki potensi yang sangat luar biasa.

“Belum satu tahun saya menjadi kepala Sekolah ini. Dengan meningkatkan komunikasi bersama tenaga pendidik, kependidikan, semua orangtua dan masyarakat pangalengan. Saya optimis, SMKN 5 Pangalengan bisa menciptakan generasi yang berkualitas,” tuturnya

H. Asep menambahkan, untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang meluluskan siswa yang berkualitas, dengan program unggulan sekolah perlu ditunjang sarana prasana(sapras) yang memadai. Mengingat hal tersebut, dirinya mengakui kalau sekolah yang ia pimpin masih membutuhkan pengembangan sarana prasarana.

“Ya, saya akui kalau sekolah ini masih membutuhkan beberapa pengembangan sarana prasarana. Diantaranya, masih kekueangan ruang kelas dan sarana IT, untuk mengimbangi tehnologi saat ini,” akunya.

Oleh karena itu, H. Asep berharap kepada pemerintah pusat khususnya Provinsi Jabar agar turut serta mengembangkan SMKN 5 pangalengan karena memiliki potensi yang patut di banggakan.

“Semua kompetensi keahlian siswa dalam praktek bisa dilaksanakan secara langsung. Karena sekolah kami memiliki peternakan

 

sendiri, tapi sarananya masih membutuhkan perkembangan,” pungkasnya. (Lily Setiadarma)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *