Maret 24, 2019

SMAN 1 Tegalwaru Mengharapkan Bantuan Komputer

SMAN 1 Tegalwaru Mengharapkan Bantuan Komputer

KARAWANG | Kontroversinews.-Melihat perubahan nyata Keberadaan Sekolah SMAN 1 Tagalwaru Kab.Karawang memang semakin nampak banyak perubahan sebagai sekolah Unit Sekolah Baru yang berdiri tahun 2014 samapi sekarang sudah memiliki murid 800 lebih dan ujian pertama langsung berbasis aiti.

Dibawah pimpinan Agus Susanto kini lagi giat giatnya melaksanakan pembangunan ruang kelas dengan memakai anggaran DAK tahun 2018.sebesar Rp.1,2 Miliar

Bicara tuk masalah sekolah sebagai sekolah baru gratisnya siswa yang dibebaskan cukup banyak karena banyak masyarakat pinggiran serta bagusnya pembangunan sekolah, menurut kepala Sekolah Agus Susanto menurutnya di Sekolah sudah tentu banyak yang harus dibenahi maklum bangunannya Unit Sekolah Baru (USB), butuhnya ruangan kelas yang presentatip akan terus dipaju demi memajukan sekolah yang di pimpinnya ke arah yang lebih baik hingga sekolah terlihat indah dan nyaman dalam melaksanakan KBM. Butuhnya penambahan ruang kelas selalu menjadi harapan bagi kepala sekolah guna memiliki bangunan sekolah yang mencukupi untuk semua kebutuhannya, dan harapan itu alhamdulilah sekarang ini sedikit demi sedikit sudah bisa terakomodir dengan baik sejalan dengan harapan masyarakat dengan diterimanya bantuan kali ini .

Disinggung masalah banyaknya siswa yang di gratiakan, menurutnya memang benar dan hampir sebanyak itu di sekolah dibantu digratiskan dari beban dan kebutuhan sekolah karena mereka orang tidak mampu, alhamdulilah menurutnya berkat perjuangan dan kerja keras antara kepala sekolah ,para guru dan jajaran komite sekolah semua sepakat dan kita siap membantu mereka. ahirnya semua program pun tercapai sejalan dengan harapan masyarakat.

Ada satu PR yang masih belum terselesaikan dan yang cukup unjen diantaranya butuhnya Komputer masih menjadi kendala besar buat ujian berbasis aiti mengingat disini baru memiliki komputer hanya 25 Yunit dan kekurangannya sangat sangat banyak. Ditambah lagi banyaknya guru honorer menjadi pemikiran panjang disini sehingga anggaran dana BOS (bantuan operasional sekolah) banyak terserap untuk tenaga honorer dan yang ada guru semuanya 42 orang sementara yang sudah PNS hanya ada 3 orang.

Untuk itu dirinya pun sangat mengharapakan bantuan dorongan dan supot dari semuanya supaya prigram terus berjalan lancar, serta mengucapkan banyak terimakasih kepada semua komponen baik pihak pusat, propinsi ataupun daeran termasuk panitia pembangunan beserta jajaran komite atas dukungan dan supot dari semuanya hingga sekolahnya mengalami kamajuan yang nyata serta semua program berjalan lancar dan yang paling utama siswa bisa sekolah dengan baik dan nyaman serta menjadi anak didik yang berhasil guna.(D.setiawan)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *