Desember 10, 2018

BPR Kerta Raharja Dapat Apresiasi Khusus Dari BPJS Ketenagakerjaan

BPR Kerta Raharja Dapat Apresiasi Khusus Dari BPJS Ketenagakerjaan
Photo Credit To Direktur Operasional PT. BPR Kertaraharja Ir. H.Boy Ferli Sumaatmaja SE,

Kab Bandung | Kontroversinews.- PT. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kertaraharja mendapat apresiasi khusus dari Badan Penjamin Jaminan Sosial (BPJS) Ketenaga Kerjaan.

Hal tersebut dikarenakan BUMD Kabupaten Bandung tersebut selalu membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan secara rutin tiap bulan.

Apresiasi khusus tersebut dituangkan dalam sebuah surat resmi dari BPJS Ketenagakerjaan pada 3 Agustus lalu.

Direktur Operasional PT. BPR Kertaraharja Ir. H.Boy Ferli Sumaatmaja SE,  mengatakan pihaknya mengaku merasa bangga dengan apresiasi dari BPJS Ketenagakerjaan.

Dia menyebut apresiasi tersebut didapat karena pihaknya selalu tepat membayar premi BPJS Ketenagakerjaan karyawannya.

“Sebagai perusahaan milik pemerintah, kami harus memberikan contoh kepada perusahaan lain untuk memberi jaminan karyawan dengan mendaftarkannya ke BPJS Ketenagakerjaan dan membayar iurannya tepat waktu tiap bulan,” tutur H. Boy.

Saat ini kata dia BPR Kertaraharja mempunyai 231 pegawai baik di Pusat maupun di 15 kantor Cabang, 12 Poskas dan 2 Kantor Kas yang berada di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.

Seluruh karyawan telah didaftarkan di BPJS Ketenagakerjaan dan iurannya dibayar tiap bulan secara rutin tanpa pernah terlambat.

“Sudah menjadi ketentuan sesuai Undang-undang kalau karyawan harus didaftarkan di BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Pemberian hak pegawai dengan mendaftarkannya kepada BPJS Ketenagakerjaan, lanjut H.Boy tidak terlepas dari lancarnya usaha yang dijalankan.

Walaupun berstatus sebagai Bank milik Pemerintah Kabupaten Bandung, namun perusahaan telah membukukan keuntungan cukup besar.

Pada 2017 lalu, BPR Kertaraharja membukukan laba sebesar Rp 6,4 miliar, nilai. Jumlah tersebut melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 6 miliar.

“Tahun ini kami ditargetkan mendapat laba Rp7miliar dan target aset senilai Rp 294 miliar,” ungkapnya.

Dia meyakini target tersebut akan mudah diraih, mengingat BPR Kertaraharja mempunya performa cukup bagus. Hal tersebut terlihat dari jumlah nasabah yang terus berkembang. Yakni 45 ribu nasabah tabungan, 12.900 nasabah deposito dan 18.900 nasabah kredit.

“Nasabah kami 60 persen diantaranya adalah para pelaku UMKM. Ini berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya, dimana 60 persen nasabah kami kebanyakan dari PNS dan instansi lainnya. Melihat perkembangan yang semakim hari semakim baik, kami terus melakukan inovasi dan perbaikan diberbagai sektor, termasuk perbaikan infastruktur gedung. Perbaikan dan pembangunan gedung kami lakukan untuk memberikan kenyamanan pada nasabah,”ujarnya.( Lily Setiadarma)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *