Agustus 25, 2019

Disdik Kab Bandung Gelar Sosialisasi Pendidikan Keluarga

Disdik Kab Bandung Gelar Sosialisasi Pendidikan Keluarga
Photo Credit To Kepala Bidang PNFI (Pendidikan Non Formal dan Informal) Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, H Junjunan S IP, MSi. (tengah) didampingi Ketua Panitia Penyelenggara Sosialisasi Pendidikan Keluaraga Kasi Pendidikan Masyarakat dan Kesetaraan Hj. M Sri Laksmi (kiri) di Graha Arjasari Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Selasa (24/7/2018).

Kab Bandung | Kontroversinews.- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung tengah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pendidikan keluarga, Selasa (24/7) di Graha Arjasari, Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut melibatkan sebanyak  175 kepala sekolah TK, SD, SMP, PKBM serta perwakilan komite sekolah se Kabupaten Bandung.

Pembukaan sendiri dilakukan langsung  oleh Kepala Bidang PNFI Disdik Kabupaten Bandung, H. Junjunan S IP, MSi. Sementara itu, Ketua panitia penyelenggara Kasi Dikmas dan Kesetaraan Hj. M. Sri Laksmi mengatakan kegiatan diselenggarakan selama tiga hari dengan menghadirkan narasumber dari Direktorat Pendidikan Keluarga, Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Ratusan peserta Sosialisasi Pendidikan Keluaraga yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung dipenuhi peserta di Graha Arjasari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Selasa (24/7/2018).
Ratusan peserta Sosialisasi Pendidikan Keluaraga yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung dipenuhi peserta di Graha Arjasari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Selasa (24/7/2018).

Ia berharap, dengan adanya kegiatan tersebut maka para peserta dapat menyusun rencana tindak lanjut (RTL) tentang perencanaan implementasi program pelibatan keluarga pada penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Bandung.

Salah seorang personil Direktorat Pendidikan Orang Tua, Suradi mengatakan kegiatan bertujuan untuk membentuk karakter anak melalui pendidikan keluarga. Karakternya diharapkan menjadi anak anak yang pintar dan berkarakter melalui sekolah.

“Mudah-mudahan dengan sosialisasi ini penciptaan karakter anak di sekolah dapat tercipta dengan cepat,” katanya. Selain itu, melalui pendidikan keluarga dapat disebarluaskan dengan cepat kepada masyarakat. Sehingga karakter anak sesuai dengan karakter bangsa dan karakter orang Timur. ( Lily Setiadarma)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *