Mei 27, 2019

Daerah Kuningan Terendam Banjir Kerugian Mencapai Miliaran Rupiah 

Daerah Kuningan Terendam Banjir Kerugian Mencapai Miliaran Rupiah 

Kuningan | Kontroversinews.-Walau tak ada korban dalam banjir kali ini tetapi ribuan rumah di Kab Kuningan terendam banjir terutama di 5 Desa di Kec cibingbin dan beberapa desa di Kec cidahu contohnya  Desa Bunder, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Agus Mauludin menyebutkan, lima desa yang diterjang banjir pada Selasa (20/2) pukul 15.30 WIB itu yakni Desa Citenjo, Desa Dukuhbadag, Desa Sukaharja, Desa Cipondok, dan Desa Cibingbin bahkan desa desalain di Kec cidahu .

Banjir di lima desa itu diawali hujan dengan intensitas tinggi yang membuat sungai Cijangkelok, Cikondang dan Ciwaringin meluap,juga akibat hujannya memang sangat deras

Selain merendam 1.399 rumah warga di lima desa dengan ketinggian bervariasi, banjir juga membuat tiga rumah warga rusak berat, satu rumah rusak sedang, dan empat rumah rusak ringan. Sebanyak 4.025 jiwa warga terdampak bencana banjir tersebut.

Agus menambahkan, banjir tersebut juga merusak sejumlah fasilitas umum, yakni satu unit mushola dan tiga sekolah di Desa Dukuhbadag serta satu jembatan di Desa Citenjo. Banjir pun merendam 12 hektare tanaman padi dan 18 hektare tanaman palawija di Desa Dukuhbadag.

Banjir akibat hujan berarus deras itu juga menghanyutkan kandang kambing berikut 31 ekor kambing yang ada di dalamnya milik warga di Desa Sukaharja. Begitu pula dengan 22 ekor unggas milik warga di Desa Cipondok.

Banjir yang membuat warga panik itu kemudian surut pada pukul 18.00 WIB di hari yang sama. Warga yang sempat mengungsi ke tempat yang lebih aman pun kembali ke rumah masing-masing.

Upaya pembersihan lingkungan yang kotor akibat genangan lumpur yang terbawa banjir dilakukan warga bersama dengan BPBD Kuningan, tim relawan, TNI, Polri danSatpol PP.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Sukaharja, Aris, menjelaskan, banjir akibat limpasan sungai Cijangkelok yang melintasi desanya itu membuat warga panik. Mereka langsung mengungsi sambil membawa barang berharga saat mengetahui air mulai melimpas. “Ketinggian air sempat mencapai satu meter, ” kata Aris.

Banjir di Kecamatan Cibingbin sebelumnya juga pernah terjadi pada Januari 2017 silam. Banjir yang tergolong banjir bandang itu merendam ribuan rumah warga di tujuh desa di kecamatan tersebut dengan ketinggian antara 50-150 cm. Selain menyebabkan 21 warga terluka ringan, banjir kala itu juga menimbulkan kerugian materi hingga Rp 6,2 miliar.

Ungkapan sama disampaikan wahyudin yang berada di Desa Bunder Kec Cidahu disana banjir dari kali Cisanggarung pad hari kamis malam jumat kemarin puluhan rumah terendam air  setinggi 100cm yang mengakibatkan barang barang yg ada dalam rumah rusak terendam baik kulkas, Tv,tempat tidur, kambing. Ayam dan hewan hewan lain pada mati termasuk padi palawija habis terendam, ditempat lain lebih parah lagi sedikitnya 500 jiwa warga Dusun Cipari, Desa Margacina, Kecamatan Karangkancana, Kabupaten Kuningan terpaksa mengungsi ke Desa Kaduagung, masih di wilayah kecamatan tersebut, Kamis (22/2/2018). Sekitar 150 rumah warga di dusun tersebut kini dalam kondisi terancam bencana pergerakan tanah. Bahkan, puluhan rumah di antaranya sudah mengalami kerusakan parah nyaris ambruk tergusur pergerakan tanah.

Data keluarga yang melaporkan keluarganya hilang untuk sementara sebanyak 18 Orang diantaranya:

  1. Rasminah, Ds. Pasirpanjang
  2. Turkiah, Ds. Pasirpanjang
  3. Haryanto, Ds. Pasirpanjang
  4. 4.Daswa, Ds. Pasirpanjang
  1. Tarsinah, Ds. Pasirpanjang
  2. Sujono, Ds. Pasirpanjang
  3. Kuswanto, Ds. Pasirpanjang
  4. Tewol, Ds. Pasirpanjang
  5. Rustam, Ds. Bentar
  6. Ajid, Ds. Bentar
  7. 11 B. Casti, Ds. Pabuaran
  1. Marsui, Ds. Ciputih
  2. Wartinah, Ds. Ciputih
  3. Wahyu, Ds. Salem
  4. Suwiryo, Ds. Pasirpanjang
  5. B. Sarmah, Ds. Pasirpanjang
  6. B. Darsip, Ds. Pasirpanjang
  7. Warnoto, Ds. Ciputih

Korban yang dirawat

  1. Dadang, 45 th, Ds. Pasirpanjang
  2. Wartiah, 50 th,Ds. Pasirpanjang
  3. Minarto, 50 th,Ds.  Pasirpanjang
  4. Anto, 38 th, Da. Bentar
  5. Caski, 50 th, Ds. Pasirpanjang
  6. Eri pujiarti, 50 th,Ds. Pasirpanjang
  7. Wati, 37 th,Ds. Pasirpanjang
  8. Mulyono, 50 th,Ds. Pasirpanjang
  9. Turti, 46 th, Ds. Pasirpanjang
  10. Kartoyo, 69 th,Ds. Pasirpanjang
  11. Azam, 45 th, Ds. Pasirpanjang
  12. Dasri, 47 th, ds. Wanoja
  13. Indi, 19 th,  Ds. Bentar
  14. Durti, 60 th, Ds. Bentar

Adapun  Data korban meninggal dunia yang sudah di ketemukan 5 orang

  1. Hj.karsini 56th, Dk. Cogreg Rt 02 rw 02 Ds. Pasirpanjang
  2. Casto, 48 th, Dk. pabelokan Bentarsari, salem, dagang
  3. B. Wati, 80 th, petani, dusun johogan desa pasirpanjang
  4. Radam, 59th,  cikokol jipang bantarkawung
  5. Kiswan, 45 th, desa pasirpanjang

Untuk sementara (24/2/2018) para petugas gabungan TNI-POLRI dan Basarnas belum bisa melakukan Evakuasi terhadap korban dikarenakan medan yang sangat sulit. (wid/den)

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *